Sabtu, 24 November 2012

Cara Mengatasi Jerawat


   Penyakit anak yang baru menginjak usia remaja dan paling ditakuti oleh mereka biasanya jerawat. Siapapun bahkan anak remaja sekalipun tidak menginginkan jerawat tumbuh menghiasi wajahnya. Namun, para remaja dinilai rentan terkena jerawat mengingat perubahan hormon dan masa pubertas yang mereka alami.
Pada umumnya, orangtua yang memiliki jerawat di masa remajanya, kemungkinan besar anak-anaknya pun akan memiliki jerawat saat pubertas. Dan kabar baiknya, sebagian besar mengalami kulit bebas jerawat setelah melalui masa pubertas.
      Jerawat yang "menyerang" sebagian besar remaja disebut acne vulgaris dan ditemukan pada bagian wajah, leher, bahu, punggung, dan dada. Terdapat beberapa mitos yang beredar mengenai pemicu jerawat, di antaranya banyak mengkonsumsi makanan mengandung minyak (gorengan), dan stres. Bahkan ada yang mengatakan berjemur di bawah sinar matahari dapat menghilangkan jerawat, namun kenyataannya kulit yang terkena sinar matahari dapat memicu produksi minyak di kulit bertambah sehingga memperburuk jerawat.
Hal-hal berikut ini dapat membantu mencegah dan meringankan jerawat pada penyakit anakremaja umumnya :
  • Mencuci wajah menggunakan pembersih wajah, dua kali sehari.
  • Usap-usap lembut wajah saat membersihkannya dan gunakan pembersih wajah lembut serta cocok untuk jenis kulit.
  • Jika menggunakan make up atau tabir surya, pastikan tertulis dilabelnya oil free,noncomedogenic, atau nonacnegenic yang berarti tidak akan menyebabkan komedo dan memicu kemunculan jerawat.
  • Pastikan wajah bebas make up sebelum tidur.
  • Jika menggunakan hair spray atau gel rambut, pastikan menjauhkannya dari wajah saat penggunaannya.
  • Gunakan lotion atau krim obat jerawat mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide. Perhatikan cara penggunaannya.
  • Bersihkan wajah sepulang sekolah.
Bagaimana jika jerawat tidak mau hilang? Anda bisa mengajak sang anak mengunjungi dokter kulit. Dokter bisa memberikan krim atau antibiotik untuk membunuh bakteria penyebab jerawat. Bisa juga diberikan obat-obatan lebih kuat seperti isotretinoin atau operasi kecil jika jerawat semakin parah.
Ingatkan anak untuk tidak menyentuh, memijit bahkan menghilangkan jerawat dengan cara paksa. Jerawat dapat menjadi lebih parah dan berbekas. Ajarkan pola hidup sehat, sehinggapenyakit anak ini dapat dicegah setidaknya diminimalisir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar